HARI Hak Asasi Manusia 10 desember. refleksi dan reportase aksi 2008.

10 desember rakyat indonesia dan masyarakat internasional merayakan hari Hak Asasi Manusia (HAM), perhelatan HAM sedunia ini juga dirayakan di indonesia tepatnya di jakarta, dan juga di beberapa daerah di indonesia.

hari Hak Asasi Manusia ini dilakukan oleh Perhimpunan Rakyat Pekerja, KASBI, KSN, SP PLN, dari LGBT, organisasi perempuan, dll. dimana tema aksi kali ini adalah menyoal tentang “kapitalisme sebagai sumber pelanggaran HAM dan sosialisme sebagai jalan keluarnya, tolak fundamentalisme dan militerisme dan bangun kekuatan persatuan rakyat”.

aksi kali ini juga melibatkan kaum lesbi, gay, biseksual dan transgender (LBGT) dimana mereka bersepaham bahwa diskriminasi terhadap kaum LBGT merupakan konstruksi sosial dari masyarakat yang dibentuk oleh KAPITALISME.

selain dari kelompok LBGT hadir juga di tengah-tengah massa aksi sektor perempuan yang secara sadar atau tidak sadar tubuhnya menjadi objek exploitasi dari kapitalisme sebagai barang dagangan produk yang dikeluarkan untuk keuntungan pemodal, dari kuku kaki perempuan sampai rambutnya merupakan investasi yang tidak ternilai bagi kekayaan kapitalisme dalam mengeruk keuntungan. sehingga mau tidak mau mereka kaum perempuan harus berlawan dalam melawan exploitasi kapitalisme tersebut. bahkan kaum fundamentalisme bukanlah solusi terhadap pembebasan perempuan itu sendiri, ini dikarenakan kaum fundamentalisme malah membatasi ruang gerak perempuan itu sendiri, dan ini bisa kita lihat dari produk hukum yang dikeluarkan oleh kaum fundamentalisme yaitu Undang-undang anti pornografi dan pornoaksi dan perda2 yang makin mempersempit ruang gerak perempuan.

bahkan bagi perempuan ruang politik itu juga masih dibatasi dengan minimnya ruang bagi perempuan untuk masuk diparlemen tuk memperjuangkan aspirasinya ini dikarenakan partai politik borjuasi kurang menyuarakan aspirasi perempuan di parlemen, ditambah belum terbentuknya wadah politik bersama untuk melawan agenda-agenda kapitalisme.

di aksi ini juga hadir kawan-kawan dari Jaringan Gerakan Mahasiswa, dimana kawan2 mahasiswa menyatakan bahwa pendidikan yang mahal dan berorientasi pasar ini di akibatkan oleh sistem kapitalisme yang mencari lahan baru untuk di eksploitasi, dan salah satunya adalah pendidikan. dimana pelayanan sosial tersebut (pendidikan dan kesehatan) merupakan lahan bisnis yang menguntungkan bagi kaum pemodal sehingga mau tidak mau pendidikan menjadi mahal.

selain itu juga kurikulum pendidikan kita lebih berorientasi hanya untuk mengisi skrup-skrup kapitalisme sehingga pikiran setelah lulus dari lembaga pendidikan hanya berorientasi ke dunia kerja, dan lebih cenderung individualis. maka seharusnya pendidikan adalah untuk memanusiakan manusia dan kurikulum pendidikan layaknya agar bermanfaat bagi rakyat, daripada dari kapitalisme. sehingga pendidikan dibawah kapitalisme merupakan mimpi buruk bagi dunia pendidikan di indonesia.

di aksi tersebut juga hadir dari kaum miskin kota yang terimbas dari sistem kapitalisme, dimana penggusuran demi penggusuran terjadi merupakan langkah yang diambil oleh pemerintah ketika bersetubuh dengan kaum pemodal. maka mau gak mau kaum miskin lah yang menjadi korban. selain itu juga kaum miskin makin ditindas dengan adanya perda ketertiban umum yang menjadi ancaman bagi kaum miskin untuk mencari penghidupan yang belum pernah dipenuhi oleh pemerintah.

di kalangan buruhpun tidak terlepas dari penindasan tersebut, dimana buruh merupakan anak kandung dari penindasan kapitalisme sehingga mau tidak mau kaum buruh untuk mencapai kesejahteraan dengan upah layak, kesehatan bagi pekerja tidak mungkin terjadi dibawah sistem yang namanya kapitalisme. bahkan yang pasti terjadi adalah upah murah, outsourcing, phk sepihak, jaminan hari tua yang tidak menentu sebagai gambarannya.

persatuan rakyat tuk mewujudkan sosialisme sebagai jalan keluar.

dari penindasan yang menyeluruh dari sistem kapitalisme, dibutuhkan persatuan gerakan rakyat untuk mewujudkan sosialisme, karena dengan sosialisme memprioritaskan rakyat tertindas untuk terbebas dari belenggu kapitalisme, dimana sumberdaya alam akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat banyak, pendidikan dan kesehatan akan menjadi hal yang utama, kepastian kerja akan terjadi dibawah sosialisme, penghancuran diskriminasi perempuan, kaum minoritas, lgbt. maka dari itu persatuan harus segera di bangun dikalangan gerakan rakyat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: