kabar perlawanan Perhimpunan rakyat pekerja jakarta

Pertanyaan Seputar Krisis Kapitalisme;

Rakyat Menjawab!!

Bagaimana Krisis Kapitalisme Dapat Terjadi?

Krisis Kapitalisme selalu dipicu oleh bertumpuknya produk yang tak terjual (over produksi) akibat permainan tebak-tebakan atas kebutuhan pasar, dan adanya persaingan. Hal yang menandai over produksi antara lain adalah diketahuinya kerugian cabang-cabang produksi penting akibat kredit yang tak kunjung terbayar. Hal ini kemudian merontokkan pasar keuangan (saham). Dan persis inilah yang terjadi pada krisis ekonomni global yang terjadi tahun 2008, dimana pasar keuangan tak sanggup menanggung beban kredit perumahan di AS. Sector perumahan AS langsung berkait dengan sector lainnya di AS dan juga di Eropa, dan kemudian melahirkan kerugian besar para kapitalis.

Kejatuhan pasar AS dan Eropa dengan cepat merembet ke Asia, termasuk Indonesia. Negara Indonesia dapat dipastikan mendapat dampak yang cukup parah, oleh karena 2 hal: (1) Industri Indonesia mayoritas adalah orientasi ekspor.; (2) Industri Indonesia sangat tergantung pada barang modal/bahan baku impor. Kedua hal ini menyebabkan ¾ industri Indonesia pasti mengalami kerugian. Dalam setiap kerugian, kaum pengusaha pasti selalu ingin menyelamatkan diri dengan mengorbankan rakyat pekerja. Itu sudah hukum sejarah!!

Apa Jalan Keluar Yang Diambil Pemerintah Indonesia?

Pemerintah Indonesia, sama seperti pemerintahan kaum borjuis lain, pasti selalu mendahulukan kebijakan untuk menyelamatkan kaum borjuis. Terbukti bahwa kebijakan yang pertama keluar adalah pemberlakuan SKB/PB 4 menteri yang mereka bahasakan “menjaga momentum pertumbuhan nasional”. Artinya, kaum buruh dipaksa berkorban dengan ancaman akan di-PHK, hanya untuk menyelamatkan kaum pengusaha.

Selain itu pemerintah juga menggelontorkan uang rakyat dari dana cadangan devisa untuk menyuntikkan dana pada bank Century dan penyelamatan saham-saham milik Bakrie. Karena uang untuk membantu para pemodal tidak cukup, maka pemerintah terpaksa untuk berhutang. ADB telah menyetujui pinjaman senilai 1 miliar $ dengan skema bunga tinggi. Hutang (yang belum tentu terbayar) tersebut pasti akan mempengaruhi anggaran pemerintah dikemudian hari, karena pemerntah harus memprioritaskan perusahaan yang bangkrut, termasuk perbankan, dan juga cicilan pembayaran hutang. Hal ini sudah pasti memangkas anggaran sosial seperti pendidikan, kesehatan, dan perumahan untuk rakyat miskin dikemudian hari.

Apa Dampak Nyata Krisis Terhadap Rakyat?

Satu hal yang pasti, PHK akan terjadi dimana-mana. Bahkan PHK tersebut sangat mungkin akan melanggar semua hak kaum buruh. (ingat pemerntah hari ini sudah melanggar UUK no 13). Jika penganggur meningkat, maka ini berpengaruh pada daya beli rakyat untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, dan akan berkaitan juga dengan pedagang kecil yang akan menurun drastic pendapatannya. Disisi lain kaum tani didesa akan semakin direpotkan dengan semakin mahalnya harga pupuk, karena komponen dasar pupuk (kimia) adalah barang yang diimpor. Kemiskinan di kota dan di desa akan meningkat dengan cepat.

Apa Yang Harus Dilakukan Oleh Rakyat Pekeja?

Sudah saatnya Rakyat Pekerja (Buruh, Tani, Nelayan, Kaum miskin Kota), yaitu rakyat yang bekerja dibawah dominasi modal, sekaligus sebagai kelas yang dikorbankan pada fase krisis, untuk mengambil langkah yang berani. Langkah-langkah penakut seperti yang dilakukan pemimpin serikat buruh penghianat dengan menyetujui PHK tidak patut ditiru!

Krisis Kapitalisme bukanlah kesalahan rakyat, melainkan kesalahan para pemilik modal yang menerapkan sistem pasar bebas. Oleh karenanya, apapun tipu muslihat yang dipakai kaum borjis untuk mengorbankan diri kita, jangan dipercaya! Kalau kita mempercayainya, kita hanya akan melihat kematian rakyat secara perlahan dan sistematis.

Jangan Mau Di PHK !!

Duduki Dan Ambil-Alih Alat Produksi !!

Bentuk Komite Pabrik !!

Bentuk Komite Kampung !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: